Pemberian MPASI yang saat ini populer adalah Baby Led Weaning (BLW). Dilansir dari ibupedia.com, kalau mengaplikasikan cara ini, ibu harus mengikuti keinginan bayi.

Yang paling penting dalam MPASI adalah ibu memang tetap menjadi orang yang memutuskan campuran finger food yang sehat dan seimbang apa yang akan diberikan ke bayi, tapi yang mengontrol seberapa banyak makanan yang dimakan adalah si kecil sendiri.

Pada beberapa minggu pertama, sangat sedikit makanan yang masuk ke perut bayi. Tapi jangan khawatir, ASI masih bisa menyediakan nutrisi yang bayi butuhkan di usia 6 bulan.

 

Makanan fingerfood yang cocok untuk MPASI pertama

1. Wortel kukus

Perlu diketahui, memulai MPASI dengan sayuran bisa membantu sikecil menyukai makan sayur.

Caranya ibu hanya perlu mengukus wortel beberapa menit dari biasanya ibu mengukus untuk ibu konsumsi, hal ini untuk memastikan tekturnya cukup lembut untuk gusi bayi.

2. Brokoli kukus

Brokoli adalah sayuran favorit dan makanan populer untuk bayi karena selain bergizi tinggi brokoli juga mudah digenggam dan tekstur yang lembut serta rasa yang lezat.

Caranya ibu perlu mengukusnya selama beberapa menit lagi dari biasanya agar cukup lembut untuk dikunyah bayi.

Bila bayi memiliki perut sensitif, tunda pemberian brokoli karena sayuran ini bisa membuat perut bayi lebih bergas.

3. Alpukat

Tekstur yang lembut membuat alpukat menjadi makanan yang tepart sebagai makanan pertama bayi, bahkan untuk bayi yang belum memiliki gigi.

Alpukat banyak mengandung lemak baik, yang sangat penting untuk perkembangan otak anak.

4. Timun

Meskipun timun memiliki bagian kulit yang keras dan mudah digenggam, tapi bagian dalam timun bertekstur basah dan lembut sehingga mudah dimakan.

Timun dingin yang disimpan dikulkas juga bisa meredakan nyeri pada gusi jika sikecil sedang tumbuh gigi.

5. Jagung manis

Jagung manis juga menjadi makanan favorit bagi sekecil, karena makanan ini untuk melatih meningkatkan ketangkasan, ketika bayi berjuang untuk memilih biji jagung yang akan dimakan. Meski ketika jagung sudah ada di tangan, butuh beberapa kali usaha sebelum ia berhasil memasukkannya ke mulut tanpa menjatuhkannya.

6. Asparagus kukus

Asparagus kukus memiliki bentuk yang pas untuk finger food. Karena bentuknya yang panjang memudahkan bayi berekplorasi ketika ia mencoba mengambil dan memasukannya ke mulut.

Pastikan ibu mengukus asparagus selama beberapa menit lebih lama, agar cukup lembut dan mudah dimakan oleh bayi.

7. Menu makanan keluarga

Ibu perlu memisahkan porsi makanan untuk bayi sebelum menambahkan garam, karena garam tidak dianjurkan untuk bayi.

Ibu juga harus hindari memasak dengan gula. Berbagi makanan dengan anggota keluarga lain akan mendorong bayi mencoba rasa baru dan bereksplorasi dengan makanan yang berisi campuran bumbu.\

8. Melon

Melon jadi buah pertama yang bisa Anda berikan ke bayi karena tekstur yang lembut dan mudah digigit oleh bayi yang belum memiliki gigi. Biarkan sebagian kulit luar melon agar bayi mudah memegangnya. Tapi awasi bayi untuk memastikan ia tidak memakan kulit yang keras.

9. Irisan mangga

Mangga penuh dengan vitamin A. Mangga membantu menjaga kesehatan mata bayi. Tidak perlu mengupas bagian kulitnya agar tidak terlalu licin dan lebih mudah dipegang bayi.

10. Potongan pisang

Pisang adalah makanan klasik BLW karena bisa dipotong-potong kecil untuk dimakan bayi. Dan juga pisang merupakan buah yang cocok dimakan saat berpergian. Ibu bisa tawarkan bayi pisang yang sudah dilumatkan agar ada lebih banyak kontrol pada porsi yang akan ia makan.

11. Potongan Daging

Ayam bagus sebagai MPASI pertama bayi yang BLW. Ketika bayi sudah lebih baik dalam mengunyah, Anda bisa beralih ke daging sapi. Daging menjadi sumber protein yang baik, yang akan membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi.

12. Potongan Roti Panggang

Si kecil mungkin akan mengunyahnya hingga roti tersebut basah, tapi ia akan menikmati tekstur potongan roti panggang ini. Selain cepat dan mudah, makanan ini juga baik untuk bayi yang sedang tumbuh gigi.

13. Telur Rebus

Pastikan bagian kuning telur benar-benar matang dan kemudian iris telur menjadi 4 bagian. Bagian putih dan kuning akan terpisah. Biarkan bayi memilih mau makan yang mana. Telur jadi sumber protein dan vitamin A yang baik untuk bayi.

14. Telur Dadar

Seperti telur rebus, telur dadar menjadi sumber protein yang baik. Kocok satu telur, goreng dengan sedikit minyak, lalu potong menjadi bagian dengan panjang 3 cm menggunakan pisau atau gunting.

 

Makanan yang berbahaya untuk bayi saat BLW

 

    • Makanan yang lengket atau sangat keras seperti popcorn atau permen keras, karena bisa menyebabkan bayi tersedak.
    • Buah bundar ukuran besar seperti anggur  utuh, bisa menyebabkan tersedak. Potong anggur jadi bagian yang lebih kecil.
    • Kacang utuh. Kacang bisa membuat bayi usia kurang dari 4 tahun tersedak. Tapi mentega kacang yang dicampur ke puree atau dioleskan pada roti panggang bisa diberikan.
    • Makanan yang mengandung kafein seperti es teh.
    • Keju tanpa proses pasteurisasi yang memiliki resiko keracunan pada bayi.
    • Ikan, termasuk udang, lobster, dan kepiting.

 

Semoga bermanfaat bu.

(GAB/Pic.Google/Sc.Ibupedia.com)

 

Author

Write A Comment

%d bloggers like this: