Home > Nutrisi > Cara Penyimpanan Buah dan Sayur Agar Tetap Segar

Cara Penyimpanan Buah dan Sayur Agar Tetap Segar

Sering kali Ibu berbelanja mingguan cukup banyak dan menyimpan aneka bahan makanan tersebut agar bisa dipakai kapan saja sata Ibu butuhkan. Namun yang jadi masalah adalah ketika sayur atau buah belum di gunakan sudah busuk atau tidak bisa dipakai. Masalahnya, belum tentu sayur dan buah – serta beberapa bahan makanan lain – bisa bertahan lama dalam kondisi yang tetap bagus dan terjaga kualitasnya.

Cita cita Ibu untuk berhemat dengan berbelanja sekaligus, malah menjadi sia sia, karena sayur dan buah tidak bisa terpakai. Apalagi jika bahan makanan tersebut untuk si kecil yang sedang MPASI. Nah berikut ini ada tips yang di ambil dari ayahbunda.co.id bisa Ibu terapkan dirumah ya.

Buah

  • Apel
    Simpan di laci kulkas. Dengan cara terbuka atau jangan dibungkus apapun. Tahan hingga 3 minggu. Hindari menyimpan apel berdekatan dengan aneka sayuran atau buah matang lain. Kecuali, Anda menyimpannya di dalam kantung plastik. Sebab, zat etilena di dalam apel dapat mempercepat kematangan atau membuat rasa sayuran berubah, seperti menyebabkan wortel jadi pahit atau selada berwarna cokelat.
  • Alpukat
    Utuh: Simpan di meja dapur hingga matang. Dengan cara terbuka atau jangan dibungkus apapun. Tahan hingga 4 hari setelah matang.
    Dibelah: Simpan di rak kulkas. Dengan cara diberikan perasan jeruk lemon di daging buah, bungkus dengan plastic wrap. Tahan hingga 1 hari setelah dibelah.
  • Pisang
    Utuh: Disimpan di meja dapur hingga matang. Dengan cara terbuka atau jangan dibungkus apapun. Tahan hingga 3 hari setelah matang.
    Dibelah: Simpan di rak kulkas. Dengan cara Kupas bagian ujungnya dan tutup dengan aluminum foil. Tahan hingga 1-2 hari.
  • Aneka buah beri
    Disimpan di laci kulkas. Dengan cara ditempatkan dalam mangkuk atau wadah. Tahan hingga 3-5 hari.
  • Pir
    Disimpan di meja makan. Dengan cara terbuka atau jangan dibungkus apapun. Tahan hingga 4 hari setelah matang.

Sayuran

  • Tomat
    Disimpan di meja dapur. Dengan cara ditempatkan dalam mangkuk atau wadah, jangan ditumpuk. Tahan hingga 5 hari.
  • Wortel
    Disimpan di laci kulkas. Dengan cara dibungkus tas plastik. Tahan hingga 3 minggu.
  • Kentang
    Disimpan di dapur. Dengan cara dibungkus kantong kertas, tanpa terkena sinar matahari. Tahan hingga 1-2 bulan.
  • Brokoli
    Disimpan di laci kulkas. Dengan cara dibungkus plastic wrap. Tahan hingga 5 hari.
  • Sayuran berdaun
    Disimpan di kulkas. Dengan cara dicuci bersih, keringkan, lalu bungkus dengan plastik yang dilubangi. Tahan hingga 1 minggu. Hindari meletakkan sayuran berdekatan dengan buah penghasil zat etilena lain agar tidak cepat busuk, seperti apel, mangga, pisang, markisa, pir, kiwi, dan buah berbiji lain.

Bahan Makanan Lain

  • Bawang bombay, bawang putih, dan bawang merah
    Disimpan di meja dapur. Dengan cara ditempatkan dalam mangkuk atau wadah. Tahan hingga 2 minggu. Hindari menyimpan di lemari es karena dapat berubah tekstur dan menghilangkan rasa bawang.
  • Keju
    Disimpan di rak kulkas. Dengan cara tertutup rapat dalam plastik kemasanannya atau diletakkan di wadah plastik yang bersih dan kering, bungkus dengan tisu makan atau kain lembut dan tipis. Tahan hingga masa kadaluarsa dalam kemasan.
  • Telur
    Disimpan di rak kulkas. Dengan cara diletakkan di dalam karton aslinya. Tahan hingga 2 minggu atau sampai masa kadaluarsa dalam karton.
  • Ikan mentah, kerang, dan udang
    Disimpan di laci kulkas khusus daging dan ikan. Dengan cara terbungkus kemasan asli. Tahan hingga 1 hari.
    Disimpan di freezer. Dengan cara kantong plastik tertutup tanpa udara. Tahan hingga 3-6 bulan.
  • Daging mentah
    Disimpan di laci kulkas khusus daging dan ikan. Dengan cara terbungkus kemasan asli. Tahan hingga 2 hari.
    Disimpan di freezer. Dengan cara kantong plastik tertutup tanpa udara. Tahan hingga 3-6 bulan.
GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *