Home > Bayi > ASI / MPASI > 3 Kesalahan Saat Menyusui yang Menyebabkan Bayi Tersedak

3 Kesalahan Saat Menyusui yang Menyebabkan Bayi Tersedak

Tentu tidak menyenangkan melihat bayi tersedak terutama saat minum ASI. Ternyata, terdapat beberapa kesalahan menyusui yang menjadi penyebab bayi tersedak. Jangan sampai Mama melakukan kesalahan-kesalahan ini yang justru membahayakan si kecil.

  1. ASI keluar terlalu deras
    Mama perlu memerhatikan tanda-tanda seperti bayi yang sering tersedak diikuti dengan penolakan bayi menerima ASI bahkan melihat ke arah payudara. Hal ini disebabkan terlalu besar tekanan ASI yang masuk dan menyebabkan ia sering tersedak. Keluarnya ASI yang terlalu besar ditandai dengan gejala lain seperti terengah-engah di tengah menyusui hingga membuat suara tinggi ketika selesai minum ASI.
    Untuk mengatasinya, Mama perlu menyesuaikan pasokan ASI yang diberikan. Selain itu, Mama bisa mengompres payudara dengan air dingin untuk meredam aliran ASI yang terlalu keras. Dalam hal ini, Mama memang perlu mengatur waktu untuk adaptasi dan memastikan kebutuhan ASI yang pas.
  2. Posisi menyusui yang salah
    Terlalu banyak memberikan ASI justru membuat anak rentan tersedak. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh posisi bayi yang terlalu ada di bawah sehingga ASI keluar terlalu banyak. Untuk mengatasi hal ini, Mama perlu mengubah posisi menyusui. Gendong si kecil dan tetaplah bersandar atau sedikit berbaring. Mama juga bisa membiarkannya duduk di perut Mama yang sedang dalam posisi duduk.
    Jangan lupa bantu ia bersendawa karena mungkin ia terlalu banyak menelan angin.. Jika Mama kelebihan ASI, cobalah untuk memompanya terlebih dahulu sebelum menyusui. Kelebihan ASI memang wajar terjadi di awal-awal menyusui. Jumlahnya akan berkurang seiring dengan kembalinya hormon.
  3. Kondisi bayi yang tidak memungkinkan.
    Penyebab bayi tersedak saat menyusui juga datang dari bayi itu sendiri. Jangan paksakan menyusui ketika ia mangantuk. Hal tersebut akan membuatnya tidak mengolah ASI dengan baik. Selain itu, jangan biarkan bayi terburu-buru bergerak atau berpindah tempat. Berilah waktu sejenak untuknya mengolah asupan ASI.

 

Source : nakita.grid.id / Google

GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: