Home > Bayi > ASI / MPASI > 7 Sayuran Pertama yang Baik untuk MPASI

7 Sayuran Pertama yang Baik untuk MPASI

Makanan pertama yang diberikan pada bayi harus mudah dicerna dan tidak memicu reaksi alergi. Hindari penggunaan garam atau gula dan biarkan makanan bayi tetap hambar. Garam dapat membahayakan ginjal bayi, sedangkan gula dapat mendorong hasrat anak untuk makan makanan manis.

Selama beberapa minggu pertama, tidak disarankan untuk memberikan makanan selain campuran beras bayi dengan buah atau sayuran yang dihaluskan. Setelah menyapih, ibu dapat menemukan berbagai makanan yang mungkin tidak dapat diterima oleh tubuh bayi. Namun, ibu mungkin akan merasa kesulitan untuk menentukan bahan mana yang menyebabkan masalah ketika makanan dicampur bersamaan. Nah sekarang kita simak yuk Bu,7 Sayuran Pertama yang Baik untuk MPASI.

Sayuran dari umbi akar merupakan makanan penyapihan yang baik karena mengandung rasa manis alami dan memiliki tekstur lembut ketika dihancurkan. Sayuran yang dapat Anda coba, di antaranya wortel, kentang, ubi jalar, butternut squash (sejenis labu), rutabaga, dan parsnip.

  1. Wortel merupakan sayuran yang kaya akan beta-karoten dan vitamin A. Kandungan beta-karoten ini lebih banyak terdapat dalam wortel yang lebih tua dan berwarna gelap. Wortel sangat baik digunakan sebagai makanan penyapihan, karena bayi menyukai rasa manis alami dari sayuran ini.
  2. Labu mudah dicerna dan jarang menyebabkan alergi. Sayuran ini dapat menjadi sumber beta-karoten yang baik.
  3. Lobak mengandung serat, zat pati, antioksidan, vitamin C dan vitamin E.
  4. Ubi jalar terbagi ke dalam dua jenis: umbi berwarna jingga dan umbi berwarna krem. Keduanya memiliki kulit merah dan sama-sama mengandung potassium, vitamin C, dan serat. Namun, umbi berwarna jingga merupakan sumber beta-karoten yang sangat baik, sehingga cenderung lebih sering dipilih oleh ibu. Beta-karoten dalam umbi ini dapat mencegah beberapa jenis kanker dan menangkal radikal bebas.
  5. Selain ubi, zucchini juga merupakan sumber beta-karoten. Sebagian besar nutrisi dari sayur ini terletak pada kulitnya, sehingga ibu tidak disarankan untuk mengupasnya.
  6. Kentang mengandung vitamin C dan potasium. Kentang dapat dipadukan dengan berbagai sayuran lain untuk makanan anak.
  7. Satu lagi yang tidak kalah penting adalah brokoli. Brokoli merupakan superfood karena mengandung segudang nutrisi seperti vitamin C, beta-karoten, asam folat, zat besi, kalium, dan fitonutrien antikanker. Cara yang paling tepat mengolah brokoli adalah dengan cara dikukus atau di panggang menggunakan microwave. Merebus brokoli tidak disarankan karena kandungan vitamin C dalam sayur ini akan terbawa oleh air rebusan. Jika bayi tidak tertarik pada rasa brokoli, Anda dapat mencampurnya dengan sayuran manis seperti ubi jalar, rutabaga, atau labu.

 

Source : hellosehat.com / Google
GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: