Home > Balita > Kebutuhan Tidur Si kecil

Kebutuhan Tidur Si kecil

Sebagai orang tua baru tentunya pernah was was tentang jam tidur anak. Apalagi untuk newborn yang biasanya sulit tidur di malam hari. Oleh karena itu orang tua, terkadang merasa takut apabila si kecil tidak memenuhi jam tidur ideal.

Jika kita orang dewasa dapat tidur dengan nyenyak, berbeda dengan bayi hanya memiliki pola tidur aktif dan tenang. Ibu bisa melihat dalam kondisi tidur aktif, ibu bisa dapat melihat kelopak matanya bergerak-gerak cepat, nafasnya tidak teratur, dan badannya sesekali bergerak.

Nah, untuk menjaga kualitas tidur si kecil, simak yuk kebutuhan tidur si kecil.

 

Kebutuhan tidur harian anak

 

  1. Bayi baru lahir (0-1 bulan)

    Untuk bayi baru lahir membutuhkan waktu tidur hingga 16 jam. Durasi tidurnya tidak menentu, terkadang hanya beberapa menit saja.

    Tips :

    Sebaiknya  ibu selalu senantiasa berada dekat dengan si kecil karena ia akan mudah terbangun untuk menyusui. Bayi Anda membutuhkan waktu tidur siang selama 7 jam 30 menit yang dapat dibagi menjadi 3 kali waktu tidur. Untuk malam harinya, si kecil membutuhkan istirahat selama 8 jam 30 menit.

     

  2. Usia 1 bulan

    Dan untuk usia 1 bulan si kecil perlu tidur 15 jam 15 menit.

    Tips :

    Ibu dapat membagi waktu tidur siangnya menjadi 3 bagian dengan total waktu 6 jam 45 menit. Sedangkan di malam hari, ia membutuhkan tidur selama 8 jam 30 menit.

     

  3. Usia 2 bulan

    Di usia 2 bulan ini, si kecil mulai mengerti perbedaan waktu siang dan malam. Dan si kecil lebih banyak tidur di malam hari, yaitu 10 jam. Di siang hari, si kecil hanya membutuhkan waktu tidur 5 jam 30 menit untuk tidur.

    TipsSama seperti usia 1 bulan, ibu dapat membagi waktu tidur siang anak menjadi 3 bagian. Total waktu yang si kecil butuhkan untuk istirahat adalah 15 jam 30 menit.

     

  4. Usia 3 bulan

    Si kecil membutuhkan tidur selama 15 jam pada usia ini. Yaitu, 10 jam di malam hari dan 5 jam di siang hari yang dibagi menjadi 3 kali waktu istirahat.

     

  5. Usia 6 bulan

    Pada saat usia 6 bulan, si kecil akan mengurangi jumlah jam tidurnya. Jam yang dibutuhkan untuk sikecil tidur adalah 14 jam.

    Tips :Di malam hari, cobalah untuk membuatnya beristirahat selama 11 jam. Sedangkan di siang hari, ia mungkin hanya akan menghabiskan 3 jam untuk tidur dengan 2 kali waktu istirahat. Itu berarti, bayi Anda akan semakin aktif di siang hari dan ibu akan makin kerepotan. Pada saat usia 6 bulan, si kecil akan mengurangi jumlah jam tidurnya. Jam yang dibutuhkan untuk sikecil tidur adalah 14 jam.

  6. Usia 9 bulan

    Menginjak usia satu tahun, si kecil membutuhkan waktu tidur 14 jam. Di malam hari, ia akan menghabiskan sekitar 11 jam 15 menit untuk tidur. Sedangkan di siang hari, ia hanya akan tertidur selama 2 jam 45 menit yang dibagi menjadi 2 kali waktu istirahat.

     

  7. Usia 1 Tahun

    Nah, di usia 1 tahun ini, si kecil hanya memerlukan tidur selama 13 jam 45 menit.

    Tips : Di hari selama 2 jam 15 menit saja, tentunya dengan membagi jam istirahatnya menjadi 2 kali waktu tidur. Sementara itu, si kecil membutuhkan 11 jam 30 menit untuk tidur di malam hari. Dengan menjaga kualitas tidurnya agar terhindar dari kebisingan, maka Bunda pun dapat tidur nyenyak di malam hari.

 

Jika sikecil tidak mencukupi jam tidurnya

 

Nah jika si kecil rewel atau tantrum tanpa sebab bisa jadi si kecil mengalami kekurangan jam tidur. Berikut tanda yang mengindikasikan si kecil kurang tidur:

  • Sulit konsentrasi atau fokus ketika bermain
  • Tidur siang lama atau berlebihan
  • Emosi berlebihan (eksplosif, tidak sabar, mudah tersinggung)
  • Sulit bangun di pagi hari
  • Perilaku memberontak
  • Sulit tidur (kelelahan)
  • Tertidur segera setelah menyentuh bantal (tidur seharusnya butuh sekitar 20 menit untuk anak yang sehat)
  • Bicara berlebihan (lebih banyak bertanya dibanding biasanya atau bicara meluap-luap).
  • Hiperaktif

 

Tips agar si kecil bisa tidur lebih banyak

Tips ini di dapat dari ibupedia.com

  1. Jangan biarkan anak terjaga terlalu lama

    Jam terjaga adalah periode waktu di mana anak bisa tetap terjaga tanpa perlu tidur. Bayi punya jam terjaga sangat pendek, sedang batita dan anak usia prasekolah lebih lama. Ketika anak terjaga lebih dari waktu yang direkomendasikan, ia akan kesulitan untuk bisa tenang, rileks, dan tidur.

     

  2. Waktu tidur dan waktu terjaga yang tepat

    Untuk kebanyakan anak, waktu tidur antara jam 7 dan 8 malam sudah tepat, yang bertepatan dengan terbangun di pagi hari antara  jam 6:30 sampai 7:30. Banyak orangtua tidak menyadari kalau waktu tidur yang terlambat bisa menyebabkan anak sulit tidur, anak menolak tidur siang, dan sejumlah gejala kurang tidur yang telah disebutkan di atas.

     

  3. Batasi hal yang bisa mengganggu tidur

    Waspadai asupan kafein anak, serta jumlah jam menonton televisi. Jangan sertakan anak di aktivitas ekskul bila mengganggu waktu tidur.

     

    Juga ada baiknya Anda mengajak anak keluar rumah setiap hari baik untuk berjalan kaki, bermain di rumput, atau piknik. Rencanakan keluar rumah sekitar waktu tidur siang, masuk ke rumah setidaknya satu jam sebelum anak siap untuk tidur.

     

  4. Kenali petunjuk tidur anak

    Kemungkinan ketika anak bersikap lelah, berarti sudah terlambat. Perhatikan tanda kelelahan seperti menggosok-gosok mata, menguap, kurang fokus, dan rewel. Ketika Anda melewatkan tanda mengantuk anak, ini berarti akan lebih sulit baginya untuk tidur.

 

Semoga bermanfaat

(GAB/Pic.Google)

GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: