Home > Keluarga > Memperbaiki Kualitas Seks Setelah Memiliki Bayi

Memperbaiki Kualitas Seks Setelah Memiliki Bayi

Setelah menikah & memiliki anak, seks memang menjadi sebuah topik yang perlu dibahas secara khusus oleh Anda & pasangan. Beberapa persoalan seperti menurunnya gairah seksual, kurangnya waktu istirahat, hingga perubahan prioritas, jika tidak segera diatasi, dapat menjadi faktor yang dapat memengaruhi kualitas keintiman hubungan.

“Kehidupan seksual yang tidak normal saya alami saat Jaffas masih bayi, sampai usianya mungkin sekitar 7 tahun. Tapi setelah itu, memasuki tahun ke 8, Saya dan suami merasakan kembali gairah untuk bercinta, bahkan lebih intens. Mungkin karena kami juga sudah kangen ya, dengan intimacy yang dulu pernah terbangun & hilang karea disibukkan dengan urusan merawat bayi & balita.. untuk para mama di luar sana yang merasa lelah dan kehilangan gairah, it’s normal, kok. Waktu akan mengembalikan intensitas bercinta yang pernah hilang. Yang penting, jangan lupakan romantisme berdua, ya! Lakukan saja hal – hal simpel seperti berpelukan setiap pagi dan saling mengirim pesan mesra untuk menunjukkan rasa sayang,” – Tania Wibisono, mama dari Jaffas (8).

“Karena jarak kelahiran Anak pertama dan kedua tidak jauh, saya dan pasangan sering kehilangan waktu untuk bercinta. Kami sudah terlalu lelah untuk ‘bergerilya’ saat malam hari, hehe.. solusinya, kami mengganti waktu bercinta menjadi pagi hari, saat anak – anak masih terlelap. Mengajak anak – anak tidur terpisah juga bisa jadi solusi, lho. Si Kakak tidur dengan suami di kamar lain, sehingga kualitas tidur malam bisa terjaga. Sementara itu, kita berdua bisa bangun pagi dan merasa lebih fresh, siap untuk bercinta!” – Kay Ilham, mama dari Rahma (5) & Ibnu (3).

“Ada beberapa kondisi yang membuat saya merasa lebih bergairah, diantaranya saat memakai pakaian dalam seksi, berada di dalam ruangan gelap dan menyalakan lilin aromaterapi. Inilah yang selalu saya coba wujudkan sebelum bercinta dengan suami. Perasaan seksi juga bisa membantu meningkatkan gairah seksual, lho.. jadi jangan ragu untuk mewujudkannya. Mulai dengan sexting as a foreplay, lalu lanjutkan sesi bercinta di sudut – sudut rumah yang menantang dalam keadaan gelap dan menggunakan lingerie favorit Anda. Jika merasa tidak PD, manfaatkan loose blouse pasangan Anda tanpa pakaian dalam apapun. Trust me, it works!” – Debby Silalahi, mama dari Anggun & Kinara (twins, 3 th).

So, yes, kehadiran Si Kecil mungkin akan turut memengaruhi kualitas hubungan seksual Anda dengan pasangan. Tetapi jangan lupa bahwa tantangan tersebut akan selalu muncul dalam setiap situasi, dan harus segera diatasi.

 

Source :  Smartmama.com / Google 

GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: