Home > Bayi > ASI / MPASI > Pertanyaan Penting Seputar MPASI

Pertanyaan Penting Seputar MPASI

Ibu mana yang tidak binggung saat awal MPASI, apalagi untuk ibu baru. Segala sesuatu pasti akan terlihat ribet dan membinggungkan sehingga banyak pertanyaaan dibenak ibu tentang MPASI. Hal itu wajar kog bu, karena ibu tidak sendiri, semua ibu pasti pernah mengalaminya. Nah ini ada beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan kemudian dirangkum, semoga bisa membantu para ibu untuk memulai MPASI nya ya.

1. Kapan ya sikecil mulai MPASI?

WHO menyarankan, sikecil dapat memulai MPASI saat usianya sudah 180 hari atau 6 bulan. Nah pada saat usia tersebut, sikecil bisa dikenalkan dengan makanan padat selain ASI atau susu formula.

MenurutĀ unicef.org.uk ada beberapa tanda sikecil sudah siap MPASI :

– Bisa duduk dengan tegak.

– Menegakkan kepala.

– Mencoba meraih sesuatu dan mulai memasukan ke mulut.

2. Makanan apa yang harus diberikan pada awal MPASI?

WHO menyarankan, sebaiknya sikecil diberikan menu tunggal sata memulai MPASI. Seperti bubur yang disaring tanpa gula dan garam.

Hari pertama MPASI, ibu cukup memberikannya 1-2 sendok makan bubur saring, dan disuapi menggunakan sendok bayi.

Jika sikecil menolak, jangan memaksakan, biarkan ia mengenal bai, rasa, dan tekstur makanan secara perlahan.

3. Jenis menu yang diberikan kepada sikecil?

Di awal MPASI (6-8 bulan), Anda dapat memberikan 2-3 menu makanan dalam sehari. Berikan menu tunggal yang bervariasi, selingi dengan buah atau sayur selama 14 hari. Jangan lupa jaga kekentalan makanan agar Si Kecil mudah mencernanya. Kekentalan makanan harus disesuaikan dengan tahapan usia Si Kecil.

Setelah menu tunggal selama 14 hari terlewati, selanjutnya Anda dapat mengombinasikan menu yang bervariasi. Namun, pastikan menunya terdiri karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Memasuki usia 9-23 bulan, Si Kecil dapat menikmati 3-4 menu setiap harinya, jangan lupa berikan camilan agar ia tidak bosan.

4. Jika sikecil tiba-tiba tersedak, apa yang harus dilakukan?

– Posisikan bayi menghadap ke bawah dan letakkan ia di bawah lengan atau pangkuan Anda.
– Pegang rahangnya dengan salah satu tangan dan posisikan kepala lebih rendah dari dadanya.
– Tepuk area di antara tulang bahunya sebanyak 5 kali dengan tangan yang lain.
– Jika bayi kesulitan bernapas, balikkan tubuhnya, tempatkan telunjuk dan jari tengah Anda di tengah dadanya, lalu tekan 5 kali dengan kedalaman sekitar 1,5 inci.

5. Cara mengatasi dan tanda alergi dalam menu MPASI?

Pada bayi, reaksinya berbeda-beda, gejalanya bisa seperti diare, sulit bernafas, kemerahan disekitar mulut, mata dan badan) dan perut kembung.

Jika alergi seperti ini bisa segera hubungin dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

6. Boleh ga sih sikecil makan seafood?

Menurut babycenter.comĀ bayi dikenalkan dengan seafood jika usianya 6,5 bulan.

Ibu perlu perhatikan apa ada reaksi alregi pada sikecil. Jika ada reaksi alergi, sebaiknya hentikan jika ada reaksi alergi.

Sebelum memperkenalkan dengan seafood, sebaiknya sikecil sudah mendapatkan beberapa menu tunggal seperti buah dan sayur.

7. Sikecil apakah sudah kenyang, tandanya seperti apa?

Biasanya, sikecil akan bersandar dikursinya dan sudah tidak tertarik dengan makanan yang ada dihadapanya. Dan juga sikecil akan menolak suapan yang diberikan pada ibu.

 

Semoga membantu

(GAB/Pic.google/Source.Motherandbaby.co.id)

 

GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: