Home > Bayi > ASI / MPASI > Selain Menangis dan Merengek, Ini Tanda Bayi Lapar

Selain Menangis dan Merengek, Ini Tanda Bayi Lapar

“Apakah buah hatiku masih lapar?”, “Apakah ia sudah kenyang?”, “Apakah saya sudah cukup memberinya makan?”. Mungkin pertanyaan-pertanyaan semacam ini sering muncul di benak Anda. Bayi Anda memang belum bisa bilang lapar dan langsung minta makan pada Anda.

Namun, si kecil punya cara sendiri untuk menunjukkan rasa lapar dan kenyangnya, dengan menunjukkan gerak-gerik atau perilakunya. Berikut beberapa tanda bayi lapar yang perlu Anda ketahui.

Tanda bayi lapar

Kebanyakan ibu berpikir bahwa menangis adalah tanda bayi lapar. Ini tidak sepenuhnya salah, menangis memang tanda bayi lapar, tapi itu merupakan tanda bayi sudah sangat lapar (berarti Anda sudah terlalu lama membiarkan bayi tidak makan).

Sumber: King Edward Memorial Hospital, Australia

Tanda bayi lapar dibagi menjadi tiga tahapan. Mengetahui tanda-tanda tersebut dapat memudahkan Anda untuk memberi makan si kecil, sebelum ia menangis kencang. Berikut tahapan tanda bayi lapar.

 

Tanda bayi lapar tahap awal

  • Menjilat atau mengecap bibirnya
  • Mengisap kepalan tangannya
  • Mengisap tangan, bibir, pakaian, mainan, dan jari
  • Membuka dan menutup mulut
  • Menjulurkan lidah
  • Menengokkan kepala ke kanan dan kiri seolah sedang mencari sesuatu, gerakan ini disebut dengan rooting reflex

 

Tanda bayi lapar tahap aktif

  • Menarik-narik pakaian Anda, seperti mau menyusui
  • Memutar kepala ke arah dada atau payudara Anda
  • Meningkatkan gerakan kaki dan lengan
  • Bernapas dengan cepat atau rewel
  • Menggeliatkan badan seperti gelisah
  • Bangun dari tidur dan tidur kembali dalam waktu yang cepat
  • Terlihat tidak nyaman
  • Merengek atau menggerutu
  • Menekan dada atau lengan terus-menerus
  • Gerakan mata cepat saat tidur
  • Bayi yang lapar bisa terus menunjukkan minat untuk mengisap bahkan setelah menyelesaikan botol pertama atau payudara pertama. Ini menunjukkan bahwa si kecil mau tambah.
  • Bayi yang berusia lebih dari 4 bulan bahkan mungkin tersenyum saat menyusui, menunjukkan minat mereka untuk melanjutkan.

 

Tanda bayi lapar tahap terlambat (sangat lapar)

  • Menolehkan kepalanya dengan panik dari satu sisi ke sisi yang lain.
  • Menangis adalah tanda terakhir. Tangisan bayi lapar umumnya terdengar singkat, bernada rendah, serta mengencang dan mereda.
  • Wajah dan kulit memerah.

 

Bagaimana cara memastikan bahwa bayi sudah kenyang?

Kalau sudah kenyang dan puas, bayi akan mengirimkan tanda bahwa ia sudah selesai. Tanda bayi sudah kenyang meliputi:

  • Menutup bibir
  • Memalingkan kepala dari sumber makanan
  • Berhenti atau memperlambat isapan (jika bayi sedang menyusui)
  • Tertidur
  • Tampak tenang dan rileks
  • Melepaskan puting, sendok, atau makanan

 

Sekitar usia 4 bulan, kebanyakan bayi akan lebih mudah teralihkan perhatiannya ketika sedang makan. Nah, biasanya anak yang kelaparan akan menunda rasa penasaran mereka sampai mereka merasa kenyang. Saat ia mulai mengalihkan perhatian dari makanan dan melihat ke sana ke mari, itu adalah tanda bahwa bayi sudah merasa kenyang.

Sebaiknya Anda mencari tahu tanda bayi lapar dan pastikan si kecil sudah makan dengan kenyang dan cukup, sebelum ia mulai menangis dan merengek. Jika tanda bayi lapar tidak digubris, kemungkinan besar bayi akan bingung soal rasa lapar dan rasa kenyangnya. Ketika tumbuh besar pun ia akan kesulitan mengartikan tanda-tanda lapar dan kenyang.

 

Source : hellosehat.com / Google

GAB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: